Ekonomi

Banjir Dividen Akhir Pekan: 11 Emiten Cum Date dan Potensi Yield-nya

Jumat, 03 Juli 2026, 11:48 WIB 41 views 2 menit baca
Dari 11 emiten yang menjadwalkan cum date hari ini, besaran nilai dividen per saham serta tingkat imbal hasil (dividend yield) yang ditawarkan sangat bervariasi. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Dari 11 emiten yang menjadwalkan cum date hari ini, besaran nilai dividen per saham serta tingkat imbal hasil (dividend yield) yang ditawarkan sangat bervariasi. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Bagikan:

KABARBURSA.COM – Pada akhir pekan ini, pasar modal Indonesia mengalami aktivitas korporasi yang signifikan dengan 11 emiten yang memasuki tanggal cum date dividen. Data perdagangan yang diperoleh pada Jumat, 3 Juli 2026, menunjukkan bahwa emiten-emiten ini menawarkan dividen dengan nilai dan tingkat imbal hasil (dividend yield) yang bervariasi, memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk memilih saham berdasarkan daya tarik yield yang dihitung dari perbandingan nilai dividen terhadap harga penutupan terakhir masing-masing saham.

Di antara emiten yang menawarkan imbal hasil tertinggi, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) menempati posisi teratas dengan dividen tunai sebesar Rp181 per lembar saham. Dengan harga saham terakhir di Rp1.905, dividend yield yang ditawarkan mencapai 9,50 persen. Selanjutnya, PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) membagikan dividen Rp83 per saham, menghasilkan yield sebesar 6,36 persen dari harga pasar Rp1.305. Emiten lain, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), menawarkan dividen Rp26 per lembar saham dengan yield 4,81 persen berdasarkan harga terakhir Rp540. Sementara itu, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memberikan imbal hasil 3,83 persen dari dividen Rp17 per saham dengan harga Rp444. Di sektor energi, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) mencatatkan yield 3,11 persen dari dividen Rp118,42 per saham dengan harga pasar Rp3.810.

Selain emiten dengan imbal hasil tinggi, terdapat juga saham-saham yang menawarkan yield moderat, seperti PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) dengan yield 2,16 persen, PT Multi Medika Internasional Tbk (PART) 1,95 persen, dan PT Kreasi Sumber Sumber Ihsan Tbk (CSIS) 1,96 persen. Emiten perbankan digital PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mencatatkan yield 1,40 persen. Di sisi lain, terdapat saham dengan yield di bawah 1 persen, seperti PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) yang hanya menawarkan yield 0,36 persen, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan yield terendah sebesar 0,11 persen.

Bagi investor yang membeli atau memegang saham-saham tersebut hingga penutupan perdagangan sesi II hari ini, hak atas dividen mereka dijamin aman. Proses perdagangan tanpa hak dividen atau Ex Date akan dimulai pada hari kerja berikutnya, yaitu Senin, 6 Juli 2026.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait