Bawang putih adalah salah satu bumbu dasar yang bisa menyedapkan masakan, namun beberapa tahun belakangan, muncul tren bawang putih untuk perawatan jerawat di wajah. Lantas, apakah bawang putih bisa menghilangkan jerawat? Bawang putih dikenal memiliki sifat antibakteri, antivirus, antijamur, dan antiseptik dari senyawa allicin yang dipercaya dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat.
Senyawa allicin dalam bawang putih juga membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan, serta meningkatkan sirkulasi darah. Efek menguntungkan ini memungkinkan kulit menerima lebih banyak nutrisi. Bawang putih juga mengandung tiosulfinat, yang dapat bertindak sebagai antimikroba. Jika digunakan secara teratur, senyawa ini dipercaya dapat membersihkan kulit.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih memiliki sifat anti-inflamasi yang diyakini dapat membantu mengurangi peradangan akibat jerawat. Namun, dokter kulit dari Schweiger Dermatology Group, Rachel Nazarian, mengatakan bahwa tidak ada cukup bukti ilmiah yang mendukung konsumsi bawang putih secara oral bisa mengobati jerawat. Konsumsi bawang putih dipercaya berpotensi menghilangkan jerawat jika didukung dengan pola makan rendah gula, tinggi serat, dan kaya real food.
Untuk menghilangkan jerawat, bawang putih tidak dilakukan sembarangan. Ada cara menggunakan bawang putih untuk mengatasi jerawat yang umum diketahui, yaitu dengan mengoleskan bawang putih ke kulit dengan minyak biji anggur, minyak jojoba, atau minyak kelapa untuk membantu mengurangi reaksi alergi. Namun, perlu diingat bahwa bawang putih bisa menimbulkan reaksi seperti ruam kulit dan kemerahan, alergi, bengkak, luka atau melepuh.
Jadi, jika pertanyaannya tentang apakah bawang putih bisa menghilangkan jerawat atau tidak, maka jawabannya pun belum sepenuhnya pasti. Yang jelas, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu tentang penggunaan bawang putih pada kulit demi menghindari efek samping.