JAKARTA - Berita terpopuler hari ini mencakup beberapa isu penting, termasuk pengalihan gaji PPPK tenaga kependidikan ke dalam APBN, keterlambatan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai dana pensiun, serta perhatian Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terhadap fasilitas publik di Jakarta setelah aksi demonstrasi mahasiswa.
1. Gaji PPPK Tendik Masuk APBN, FHNK2-I: Kami Belum Gembira, Perjuangan Belum Selesai! DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2-I Tendik) menegaskan bahwa mereka tidak ingin terbawa suasana positif terkait keputusan DPR mengenai pengalihan gaji PPPK ke APBN. Sekretaris Jenderal DPP FHNK2-I Tendik, Herlambang Susanto, menyatakan bahwa para honorer masih perlu melakukan pengawalan hukum yang nyata dari pemerintah pusat. "Kami belum gembira, masih perlu pengawalan perjuangan kembali," ungkap Herlambang pada Minggu (14/6/2026).
2. PPPK Mulai Bertumbangan, PP Dana Pensiun Belum Juga Terbit. Forum PPPK terus mendesak agar PP Dana Pensiun segera diterbitkan. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda regulasi turunan dari UU 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang terbit. Ketua Forum Komunikasi PPPK (FKPPPK) Jawa Timur, Nurul Hamidah, menyampaikan keprihatinannya karena banyak PPPK yang telah pensiun tidak menerima manfaat. Dia juga menyoroti kasus PPPK yang meninggal akibat berbagai sebab, termasuk kecelakaan dan sakit. "Saya sudah kehilangan 15 orang, sedih rasanya karena mereka tidak dapat pensiun, sedangkan mereka punya anak-anak yang harus dibiayai," jelasnya.
3. Setelah Aksi Demo Mahasiswa, Seskab Teddy Perhatikan Fasilitas Publik Jakarta. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan perhatian khusus terhadap fasilitas publik di Jakarta setelah aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Soedirman-Thamrin pada Jumat (12/6/2026). Teddy memastikan bahwa fasilitas publik di Jakarta Pusat siap digunakan kembali oleh masyarakat setelah aksi unjuk rasa tersebut. "Setelah mengawal jalannya penyampaian aspirasi di jalanan umum. Mari sama-sama kita siapkan kembali untuk dipakai warga esok pagi," tulis Teddy dalam video yang diunggah di akun resmi Instagram Sekretariat Kabinet pada Sabtu (13/6/2026).
Berita-berita ini menunjukkan dinamika yang terjadi dalam kebijakan pemerintah dan respons masyarakat terhadap isu-isu penting. Perkembangan lebih lanjut mengenai gaji PPPK dan penerbitan PP Dana Pensiun diharapkan dapat segera terwujud.