Ekonomi

BLES Catat Laba Rp46,88 Miliar, Melonjak Lebih dari 40 Kali Lipat

Senin, 29 Juni 2026, 17:26 WIB 32 views 2 menit baca
Ilustrasi PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) membuka 2026 dengan lonjakan laba bersih lebih dari 40 kali lipat. Foto: BLES.
Ilustrasi PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) membuka 2026 dengan lonjakan laba bersih lebih dari 40 kali lipat. Foto: BLES.
Bagikan:

PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) memulai tahun 2026 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp46,88 miliar, meningkat lebih dari 40 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini terjadi seiring dengan peningkatan aktivitas pembangunan di sektor properti, kawasan industri, dan infrastruktur.

Pada kuartal I 2026, BLES melaporkan pendapatan sekitar Rp334 miliar, yang menunjukkan kenaikan sebesar 6,4 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan bata ringan jenis Autoclaved Aerated Concrete (AAC), yang menjadi kontributor utama bagi pendapatan perusahaan. Permintaan yang tinggi berasal dari berbagai proyek di sektor properti, kawasan industri, dan pembangunan infrastruktur.

BLES optimis terhadap prospek industri bahan bangunan yang mulai menunjukkan perbaikan memasuki paruh kedua 2026. Berlanjutnya pembangunan perumahan, kawasan industri, serta proyek infrastruktur, diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan terhadap material konstruksi, termasuk bata ringan. Selain itu, penggunaan bata ringan semakin meningkat karena dianggap lebih efisien, berkualitas, dan ramah lingkungan dibandingkan material konvensional.

Direktur BLES, Andrew, menyatakan keyakinannya bahwa tren positif ini dapat berlanjut hingga akhir tahun. Ia menegaskan bahwa prospek industri bahan bangunan semakin cerah seiring dengan meningkatnya aktivitas pembangunan di berbagai sektor. Dengan berbagai potensi yang dimiliki, BLES berpeluang untuk memenuhi permintaan pasar dan terus meningkatkan efisiensi operasional.

Untuk memenuhi peningkatan permintaan, BLES memanfaatkan kapasitas produksi sekitar 5,6 juta meter kubik per tahun, yang didukung oleh enam fasilitas produksi yang tersebar di Mojokerto, Lamongan, Sragen, Sidoarjo, dan Banjarnegara. Jaringan produksi ini tidak hanya memperluas jangkauan distribusi tetapi juga meningkatkan efisiensi logistik ke berbagai wilayah pemasaran. BLES percaya bahwa skala produksi yang besar menjadi salah satu keunggulan kompetitif dalam menjaga keandalan pasokan dan meningkatkan efisiensi operasional.

Selain meningkatkan kapasitas, BLES juga berupaya mengoptimalkan produktivitas pabrik, memperkuat pengelolaan rantai pasok, serta memperluas jaringan distribusi untuk mempertahankan profitabilitas dalam jangka panjang.

J

Penulis

Jaya Abdi

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait