Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat bahwa volume transaksi QRIS mengalami lonjakan sebesar 76 persen, mencapai Rp30,5 triliun, serta jumlah transaksi yang tumbuh hingga 86,7 persen pada Triwulan I 2026. Peningkatan ini menunjukkan penguatan dalam penggunaan transaksi digital di masyarakat.
Menurut BRI, pertumbuhan transaksi digital ini didorong oleh semakin luasnya adopsi teknologi keuangan di berbagai kalangan. Hal ini sejalan dengan upaya BRI untuk meningkatkan akses layanan perbankan, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya kurang terlayani. Dengan adanya berbagai inovasi dan kemudahan dalam bertransaksi, masyarakat semakin tertarik untuk menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran.
Di samping itu, BRI juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Dengan pencapaian ini, BRI berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam mendorong inklusi keuangan serta memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ke depan, BRI akan terus memantau perkembangan transaksi digital dan berupaya untuk meningkatkan layanan kepada nasabah.