Ekonomi

BRI Setor Pajak Rp8,1 Triliun, Pertahankan Kinerja Positif

Selasa, 14 Juli 2026, 13:02 WIB 75 views 1 menit baca
Ekonom Bright Institute memproyeksikan utang pemerintah bertambah hingga Rp1.000 triliun pada 2026 dipicu pembiayaan utang neto dan pelemahan rupiah. Foto: Dok. YouTube Awalil Rizky/Kemenkeu
Ekonom Bright Institute memproyeksikan utang pemerintah bertambah hingga Rp1.000 triliun pada 2026 dipicu pembiayaan utang neto dan pelemahan rupiah. Foto: Dok. YouTube Awalil Rizky/Kemenkeu
Bagikan:

Bank Rakyat Indonesia (BRI) melaporkan bahwa pada kuartal I 2026, mereka telah menyetor total Rp19,1 triliun kepada negara, yang terdiri dari pajak sebesar Rp8,1 triliun dan dividen mencapai Rp11 triliun. Kontribusi ini mencerminkan komitmen BRI dalam mendukung pembangunan nasional.

Selama periode tersebut, BRI menunjukkan kinerja yang tetap tumbuh meskipun tantangan ekonomi global. Dengan setoran pajak yang signifikan, BRI berperan aktif dalam mendukung pendapatan negara. Pihak manajemen BRI menyatakan bahwa kontribusi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara keseluruhan, kontribusi BRI kepada negara menunjukkan konsistensi yang kuat, dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Perkembangan kinerja BRI akan terus dipantau untuk melihat dampaknya terhadap perekonomian nasional.

D

Penulis

Dinda Mughni

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait