PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mulai merasakan hasil dari strategi ekspansi yang diterapkan dalam beberapa tahun terakhir. Pada kuartal I 2026, perusahaan yang bergerak di bidang produksi air minum dalam kemasan ini mencatat penjualan sebesar Rp774,4 miliar, meningkat 15,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Peningkatan penjualan ini juga berdampak positif pada laba bersih CLEO yang mencapai Rp123 miliar, naik 5,2 persen secara tahunan. Perusahaan mengungkapkan bahwa kinerja yang baik ini didorong oleh operasional yang solid, efisiensi yang lebih baik, serta kontribusi positif dari semua lini bisnis. Hasil ini menunjukkan bahwa investasi dan ekspansi yang dilakukan mulai memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis dan profitabilitas.
Di tengah persaingan yang semakin ketat di industri air minum dalam kemasan, CLEO terus melanjutkan berbagai inisiatif ekspansi untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas jangkauan pasar. Perusahaan juga mengumumkan rencana untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp60 miliar dari laba tahun buku 2025. CEO CLEO, Melisa Patricia, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ekspansi dan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
Ekspansi yang dilakukan CLEO tidak hanya terbatas pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Hingga Maret 2026, perusahaan telah memiliki 430 jaringan distribusi dan sekitar 11.000 mitra distribusi yang tersebar di berbagai wilayah. Infrastruktur distribusi yang luas ini menjadi aset penting bagi CLEO dalam meningkatkan ketersediaan produk dan memperluas penetrasi pasar.
Selain memperkuat jaringan distribusi, CLEO juga berfokus pada inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah. Perusahaan meyakini bahwa keunggulan di industri tidak hanya bergantung pada jaringan operasional yang kuat, tetapi juga pada portofolio produk yang relevan dan diterima oleh pasar.
Manajemen CLEO optimis bahwa tren pertumbuhan akan berlanjut sepanjang tahun 2026, seiring dengan mulai terealisasinya manfaat dari berbagai ekspansi yang telah dilakukan. Perusahaan menargetkan pertumbuhan kinerja dua digit pada tahun ini dengan memanfaatkan kapasitas produksi yang optimal, jaringan distribusi yang kuat, serta kemampuan untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Kombinasi antara ekspansi, inovasi, dan penguatan jaringan distribusi diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan di masa mendatang. Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat dan peluang pasar yang masih terbuka lebar, CLEO merasa berada dalam posisi strategis untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.