Ekonomi

Dampak Pengalihan Aset Hotel terhadap Laba Bersih KRAS

Kamis, 02 Juli 2026, 11:42 WIB 58 views 2 menit baca
Ilustrasi aktivitas pekerja (Foto: Dok. Krakatau Steel)
Ilustrasi aktivitas pekerja (Foto: Dok. Krakatau Steel)
Bagikan:

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (PT KSI), akan mengalihkan aset hotel The Royale Krakatau Hotel kepada PT Hotel Indonesia Natour (PT HIN). Transaksi ini melibatkan nilai sebesar Rp312 miliar, yang setara dengan 2,58 persen dari ekuitas KRAS berdasarkan laporan keuangan tahunan yang diaudit per 31 Desember 2025.

Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pengalihan aset ini dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi hotel Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT HIN, yang merupakan afiliasi KRAS, akan menerbitkan saham baru Seri C yang akan diambil oleh PT KSI sesuai dengan nilai yang disepakati oleh kedua belah pihak. Transaksi ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan KRAS.

Setelah pengalihan, aset KRAS mengalami penurunan sebesar 0,02 persen menjadi USD2.765.390. Liabilitas juga meningkat dari USD2.040.304 menjadi USD2.042.880, yang menyebabkan ekuitas KRAS menyusut menjadi USD722.510 dari sebelumnya USD725.509. Penjualan bersih diperkirakan menurun dari USD959.839 menjadi USD955.403, sementara beban pokok penjualan berkurang menjadi USD905.039. Akibatnya, laba bersih KRAS mengalami penurunan tipis dari USD339.640 menjadi USD339.595.

Manajemen KRAS menjelaskan bahwa pengalihan ini bertujuan untuk menciptakan sinergi operasional yang lebih kuat, meningkatkan standar pelayanan, dan memastikan pengelolaan aset akomodasi oleh entitas yang memiliki keahlian di bidang pariwisata. Selain itu, pemisahan ini memberikan ruang strategis bagi PT KSI untuk fokus pada pengembangan bisnis inti, termasuk pengelolaan kawasan industri dan penyediaan infrastruktur.

Dengan langkah ini, diharapkan PT KSI dapat meningkatkan efisiensi alokasi modal dan memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi infrastruktur industri yang kompetitif dan berkelanjutan.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait