Founder Mari Kita Bahas, Ahmad Alimuddin, mengapresiasi langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam mengusut kasus dugaan korupsi tata kelola program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut Alimuddin, langkah ini menjadi bukti konkret pemerintah berkomitmen penuh membenahi program prioritas tersebut.
Alimuddin menilai pemerintah responsif atas kritik masyarakat dan berusaha untuk mengungkap berbagai kasus yang terjadi di MBG. "Kita perlu mengapresiasi langkah presiden sudah berusaha untuk mengungkap berbagai kasus yang terjadi di MBG, di BGN gitu ya," ujar Alimuddin dalam program Interupsi bertajuk 'Korupsi Dana Gizi, Ancaman bagi Generasi'.
Tidak hanya sekadar mengusut kasus hukum, Alimuddin memaparkan Prabowo juga mengambil langkah strategis lain, termasuk penghentian sementara (moratorium) pembangunan dapur baru serta penajaman target penerima manfaat agar lebih tepat sasaran. Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk memprioritaskan penerima di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Dengan demikian, Ahmad Alimuddin mendukung langkah moratorium dapur baru MBG untuk prioritisasikan penerima di wilayah 3T. Langkah ini diharapkan dapat membantu membenahi program MBG dan meningkatkan efektivitasnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.