HAIS telah memulai uji coba penggunaan bahan bakar B50 di empat kapal tunda, sebagai langkah untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Uji coba ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap industri maritim di Indonesia.
Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan. Uji coba ini melibatkan pengujian performa kapal dalam kondisi operasional nyata, serta analisis dampak lingkungan dari penggunaan bahan bakar B50. Menurut pihak HAIS, uji coba ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon di sektor transportasi laut.
Dengan adanya uji coba ini, diharapkan dapat diperoleh data yang akurat mengenai efisiensi dan efektivitas bahan bakar B50 dalam operasional kapal tunda. Hasil dari uji coba ini akan menjadi acuan untuk langkah selanjutnya dalam penerapan bahan bakar ramah lingkungan di industri maritim.