Harga minyak dunia bertahan di level tertinggi dalam lima pekan terakhir, dengan minyak Brent ditutup naik 2 persen menjadi USD91,01 per barel, sementara WTI mencapai USD84,91 per barel. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang meningkatkan premi risiko di pasar minyak global.
Kenaikan harga minyak ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap pasokan yang dapat mempengaruhi stabilitas harga. Analis pasar mencatat bahwa situasi ini membuat investor lebih berhati-hati, sehingga mendorong harga minyak untuk naik. Selain itu, permintaan yang terus meningkat di beberapa negara juga berkontribusi pada tren kenaikan ini.
Dengan harga minyak yang terus meningkat, para pelaku industri dan konsumen mulai mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi pada biaya energi dan inflasi. Perkembangan ini akan terus dipantau oleh pemerintah dan lembaga terkait untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam menghadapi fluktuasi harga minyak dunia.