Ekonomi

IHSG Awali Perdagangan dengan Kenaikan, Sektor Keuangan Memimpin

Senin, 29 Juni 2026, 11:24 WIB 26 views 2 menit baca
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini Senin, 29 Juni 2026, di zona hijau. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini Senin, 29 Juni 2026, di zona hijau. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Bagikan:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan pada hari Senin, 29 Juni 2026, dengan catatan positif setelah mengalami penurunan selama pekan sebelumnya. Hingga pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat menguat sebesar 41,26 poin atau 0,70 persen, mencapai level 5.937,39. Kenaikan ini terjadi setelah IHSG ditutup dengan koreksi 1,72 persen pada akhir pekan lalu, di level 5.896.

Meski IHSG menunjukkan penguatan, tekanan jual dari investor asing masih menjadi perhatian. Data menunjukkan bahwa nilai pembelian asing mencapai Rp4,96 triliun, sementara nilai penjualan mencapai Rp5,49 triliun, sehingga terdapat net foreign sell sebesar Rp537,25 miliar di seluruh pasar, dan Rp302,24 miliar di pasar reguler. Aktivitas transaksi di awal perdagangan juga tercatat mencapai 2,31 juta lot dengan nilai transaksi sekitar Rp149,51 miliar dari 31 ribu kali transaksi. Level tertinggi IHSG pagi ini berada di 5.942,77, sedangkan level terendah di 5.931,38.

Penguatan IHSG didorong oleh mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau, dengan sektor keuangan menjadi pendorong utama, mencatatkan kenaikan 2,68 persen. Sektor ini didominasi oleh saham-saham perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Selain itu, sektor bahan baku atau industri dasar naik 1,14 persen, didorong oleh emiten produsen bahan baku dan komoditas. Sektor energi juga mengalami penguatan sebesar 0,84 persen, seiring dengan pergerakan saham-saham batu bara dan migas.

Sektor kesehatan mencatat kenaikan 0,39 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur yang meningkat 0,35 persen. Sektor teknologi, properti, serta barang konsumsi juga menunjukkan penguatan, meskipun sektor transportasi mengalami penurunan 1,12 persen dan sektor industri turun tipis 0,02 persen.

Di antara saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar, PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) memimpin dengan lonjakan 21,88 persen ke level Rp2.200. Diikuti oleh PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) yang naik 13,98 persen ke Rp106, dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang meningkat 13,25 persen menjadi Rp188. Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terdalam dipimpin oleh PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) dengan koreksi 14,56 persen ke level Rp135.

MNC Sekuritas dalam analisisnya menyatakan bahwa secara teknikal IHSG masih dalam fase koreksi meskipun saat ini menunjukkan penguatan. IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji area 5.723-5.784, namun jika mampu bertahan, indeks berpeluang menguji area resistance jangka pendek di kisaran 5.912-5.937.

D

Penulis

Dinda Mughni

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait