Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan, namun tidak lama kemudian berbalik arah dan memasuki zona merah. Pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang tinggi di pasar saham Indonesia.
Penguatan awal IHSG dipicu oleh sentimen positif dari beberapa faktor eksternal, termasuk keberhasilan pemerintah Indonesia dalam menerbitkan Panda Bond perdana senilai RMB7 miliar di pasar obligasi domestik Tiongkok. Penerbitan obligasi ini mendapatkan respons positif dari investor, dengan total penawaran mencapai RMB17 miliar. Selain itu, Wuling Motors juga mencatatkan 3.290 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran GIIAS 2026, di mana model Aira EV menjadi yang terlaris dengan kontribusi 2.238 pesanan, atau sekitar 68 persen dari total pemesanan.
Dengan adanya fluktuasi ini, pelaku pasar diharapkan dapat memantau perkembangan lebih lanjut, terutama terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG ke depannya.