InfraNexia, anak perusahaan dari Telkom Indonesia, melaporkan pendapatan mencapai Rp7,7 triliun pada semester pertama tahun 2026. Pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup mengalami pertumbuhan yang signifikan, yaitu sebesar 31 persen, mencapai Rp939 miliar. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dalam bisnis digital yang dikelola oleh perusahaan.
Perekonomian Indonesia juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan tiga indikator utama yang membaik pada bulan Juni dan Juli 2026. Inflasi tercatat turun menjadi 2,88 persen, yang menjadi sinyal positif bagi sektor bisnis. Transformasi digital yang dilakukan oleh InfraNexia berkontribusi pada pertumbuhan ini, di mana perusahaan berfokus pada pengembangan layanan digital dan inovasi teknologi.
Ke depan, InfraNexia berkomitmen untuk terus memperkuat posisi bisnis digital Telkom dan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai target pertumbuhan yang lebih tinggi. Perkembangan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional dan mendorong adopsi teknologi digital di seluruh sektor.