PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) telah mengumumkan rencana untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya, dengan total sebesar Rp41,50 miliar untuk periode tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026.
Corporate Secretary Sinar Eka Selaras, Badar Teguh Mancik Alam, menyampaikan bahwa dividen yang akan dibagikan setara dengan Rp8 per lembar saham, yang berlaku untuk 5.187.500.000 saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Pembagian dividen ini diambil dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Manajemen perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan seluruh proses pembayaran sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku.
Badar Teguh menjelaskan bahwa rincian keuangan yang mendasari keputusan ini adalah hasil dari kesepakatan pemegang saham. Rapat telah memutuskan untuk membagikan dividen tunai dari laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp8 per saham, yang totalnya mencapai Rp41.500.000.000 sebelum pajak. Manajemen juga telah menyiapkan jadwal dan prosedur pelaksanaan pembagian dividen agar dapat diakses oleh publik.
Periode cum dividen untuk perdagangan saham dengan hak dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada Rabu, 1 Juli 2026. Sementara itu, untuk perdagangan di pasar tunai, periode cum dividen akan berakhir pada Jumat, 3 Juli 2026. Proses penutupan pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) yang berhak menerima dividen akan dilakukan pada hari yang sama, pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen tunai dijadwalkan dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026, yang akan ditransfer secara elektronik melalui rekening perusahaan efek atau bank kustodian masing-masing pemegang saham.
Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk menerima dividen sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Perkembangan lebih lanjut terkait pembagian dividen ini akan terus diinformasikan kepada publik.