Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan negosiasi terkait harga ekspor listrik hijau ke Singapura, yang merupakan langkah akhir dalam pelaksanaan proyek Cross-Border Electricity Trade. Sementara itu, kenaikan suku bunga dan lonjakan yield obligasi pemerintah telah mendorong perusahaan untuk beralih ke penawaran umum perdana (IPO) sebagai alternatif pendanaan yang lebih terjangkau dibandingkan dengan obligasi.
PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan berencana memanfaatkan dana hasil IPO untuk memperluas jaringan layanan kesehatan mata. Manajemen perusahaan optimis bahwa langkah ini akan membantu mencapai target pendapatan sebesar Rp1 triliun. Selain itu, JECX juga berkomitmen untuk memberikan dividen sebesar 50 persen kepada pemegang saham, sebagai bentuk apresiasi terhadap investor.
Dengan pencatatan ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui PT JECX sebagai emiten baru, bersamaan dengan PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang juga melantai pada tanggal 7 Juli 2026. BEI menilai penambahan dua emiten ini akan memperkaya variasi investasi di pasar saham Indonesia.