Melewatkan sarapan pagi dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan, terutama pada kadar kolesterol dalam darah. Faktanya, beberapa studi menunjukkan bahwa melewatkan sarapan dapat memicu kadar kolesterol yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh ritme sirkadian tubuh yang terganggu, sehingga metabolisme lipid menjadi tidak seimbang.
Ahli kardiovaskular Michelle Routhenstein menjelaskan bahwa tanpa sarapan pagi, enzim yang mengontrol laju produksi kolesterol menjadi lebih aktif, sehingga menghasilkan lebih banyak LDL (kolesterol jahat) dan kolesterol total. Sementara itu, sarapan dapat membantu mencegah lonjakan kolesterol yang biasa terjadi saat bangun tidur. "Biasanya, sintesis kolesterol mencapai puncaknya di pagi hari. Sarapan menyediakan nutrisi yang membantu menyeimbangkan proses ini," tambahnya.
Melewatkan sarapan juga dapat mendorong seseorang lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak sepanjang hari. "Puasa pagi yang berkepanjangan dapat mengubah hormon seperti leptin dan ghrelin, meningkatkan rasa lapar dan memicu resistensi insulin," ujar Routhenstein. Kombinasi tersebut dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk membersihkan kolesterol dari darah.
Untuk itu, agar kolesterol tak melonjak, cobalah untuk selalu sarapan dengan gizi seimbang. Jangan lupa, lengkapi pagimu dengan aktivitas fisik yang bikin tubuh lebih bugar. Dengan demikian, kamu dapat menjaga kesehatan jantung dan menghindari risiko penyakit yang terkait dengan kolesterol tinggi.