Kesehatan

Kebiasaan Sehari-Hari yang Meningkatkan Risiko Kanker Mulut

Rabu, 01 Juli 2026, 02:18 WIB 36 views 2 menit baca
Ilustrasi. Beberapa kebiasaan bisa memicu kanker mulut. (Istockphoto/Cylonphoto)
Ilustrasi. Beberapa kebiasaan bisa memicu kanker mulut. (Istockphoto/Cylonphoto)
Bagikan:

Kanker mulut merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum dan berpotensi membahayakan jiwa. Banyak orang mengira bahwa kanker mulut hanya menyerang perokok berat, namun ada beberapa kebiasaan sehari-hari lain yang juga dapat meningkatkan risiko kanker mulut.

Merokok masih menjadi salah satu penyebab utama kanker mulut. Zat karsinogen dalam tembakau dapat merusak sel-sel di mulut dan tenggorokan, sehingga memicu pertumbuhan kanker. Perokok diketahui memiliki risiko sekitar enam kali lebih tinggi terkena kanker mulut dibandingkan orang yang tidak merokok.

Mengonsumsi alkohol juga dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Alkohol dapat merusak lapisan pelindung mukosa mulut, sehingga jaringan menjadi lebih rentan terhadap paparan zat karsinogen. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi satu minuman beralkohol per hari berkaitan dengan peningkatan risiko kanker mulut hingga sekitar 40 persen dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol.

Menjaga kebersihan gigi dan mulut juga sangat penting untuk mencegah kanker mulut. Menyikat gigi secara rutin, menggunakan benang gigi bila diperlukan, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala dapat membantu mendeteksi luka, bercak, atau perubahan jaringan sejak dini.

Selain itu, pola makan yang rendah buah dan sayur juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker mulut. Buah dan sayuran mengandung vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan. Menerapkan pola makan bergizi seimbang menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjaga kesehatan rongga mulut sekaligus menurunkan risiko penyakit kronis.

Deteksi dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan kanker mulut. Jika Anda mengalami luka di mulut yang tidak kunjung sembuh, muncul benjolan, atau terdapat bercak putih maupun kemerahan yang menetap selama lebih dari dua minggu, jangan ragu memeriksakan diri ke dokter atau dokter gigi.

D

Penulis

Darma Yudhistira

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait