Ekonomi

Kinerja Positif InfraNexia, Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

Rabu, 05 Agustus 2026, 14:43 WIB 62 views 2 menit baca
Advertisement
Advertisement
Bagikan:

JAKARTA, iNews.id - PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) melaporkan kinerja keuangan yang menggembirakan pada semester pertama tahun 2026, dengan pendapatan mencapai Rp7,7 triliun. Pendapatan ini didominasi oleh ekosistem TelkomGroup, yang menunjukkan peran penting InfraNexia dalam memenuhi kebutuhan konektivitas grup secara menyeluruh.

Selain itu, pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup juga mengalami pertumbuhan signifikan, meningkat 31 persen secara tahunan menjadi Rp939 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dari berbagai pelaku industri, termasuk operator telekomunikasi, ISP, penyedia layanan digital, dan perusahaan terhadap infrastruktur yang dikelola oleh InfraNexia. Hal ini semakin memperkuat posisi InfraNexia sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang siap mendukung kebutuhan konektivitas yang lebih luas.

InfraNexia, sebagai bagian dari TelkomGroup, berkomitmen untuk memperkuat fondasi ekonomi digital nasional. Transformasi yang dilakukan sejalan dengan upaya untuk mengelola aset negara secara lebih produktif dan berdaya saing, serta menciptakan nilai dan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Sejak pengalihan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang efektif pada 1 Januari 2026, InfraNexia telah memasuki fase baru dengan skala operasi dan kapabilitas infrastruktur yang semakin besar.

Transformasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan mesin pertumbuhan baru, mendorong pengelolaan aset jaringan yang lebih fokus dan efisien, serta membuka peluang monetisasi dan kolaborasi yang lebih luas di pasar eksternal. Dari sisi portofolio, segmen Wholesale Network yang mencakup Metronexia, Wavenexia, dan IP Nexia melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12,7 persen secara tahunan setelah pengelolaan dialihkan ke InfraNexia. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan yang konsisten terhadap layanan core network dan kebutuhan kapasitas yang terus meningkat di tengah aktivitas digital yang kian berkembang.

A

Penulis

Agus Wigati

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait