Ekonomi

Kisah Korban Gempa NTT yang Tetap Berkomitmen Melayani Warga

Minggu, 23 Agustus 2026, 13:43 WIB 55 views 1 menit baca
Advertisement
Advertisement
Bagikan:

MANGGARAI, iNews.id - Pada pagi hari Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 05.46 WITA, gempa bumi berkekuatan 7,7 mengguncang wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Saat itu, Valentinus Jantur (39) sedang bersiap untuk berangkat kerja. Guncangan yang sangat kuat memaksanya untuk segera menggendong anaknya dan berlari keluar rumah bersama keluarganya.

“Kami langsung keluar rumah, tidak pakai lama. Besar sekali guncangannya. Kami langsung menggendong anak, lari keluar rumah,” ungkap Valentinus saat dijumpai di kediamannya di Kampung Mando, Kelurahan Compang Carep, Ruteng, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Pada hari tersebut, ia memilih untuk tidak berangkat bekerja karena keselamatan keluarganya menjadi prioritas utama. Bersama lima keluarga lainnya, mereka tinggal sementara di tenda sederhana yang didirikan di depan rumah.

Trauma akibat gempa masih membekas dalam diri Valentinus dan keluarganya. Mereka merasa khawatir untuk kembali beraktivitas di dalam rumah. “Gempa sekarang ini yang terbesar, yang paling parah. Kami masih takut, mau ke kamar mandi saja takut, masih trauma,” tambahnya. Hingga saat ini, anak-anaknya juga belum kembali ke sekolah.

Kisah Valentinus mencerminkan ketahanan dan komitmen warga dalam menghadapi bencana, meskipun dalam kondisi sulit. Perkembangan lebih lanjut mengenai pemulihan dan upaya bantuan bagi korban gempa diharapkan dapat segera terlaksana.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait