Ekonomi

Mutuagung (MUTU) Rencanakan Private Placement 314 Juta Saham untuk Ekspansi Bisnis

Jumat, 19 Juni 2026, 19:04 WIB 35 views 3 menit baca
PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) berencana melakukan aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. (Foto: Dok. Mutuagung Lestari)
PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) berencana melakukan aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. (Foto: Dok. Mutuagung Lestari)
Bagikan:

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) mengumumkan rencana untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dalam laporan keterbukaan informasi, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi ini akan menerbitkan sebanyak 314.295.059 lembar saham baru, yang setara dengan maksimum 10 persen dari total modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Direktur SDM dan Keuangan MUTU, Sumarna, menyatakan bahwa dana yang diperoleh dari private placement ini akan dialokasikan untuk kepentingan strategis perusahaan. Dana tersebut ditargetkan untuk meningkatkan kapasitas layanan, memperluas segmen bisnis baru, serta memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha perusahaan ke depan. Sumarna menjelaskan, "Rencana penggunaan dana hasil penambahan modal tanpa memberikan HMETD ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan dan rencana pengembangan strategis perusahaan." Ia menekankan bahwa langkah ini bukan untuk memperbaiki posisi keuangan yang memburuk, melainkan murni untuk ekspansi bisnis.

Alokasi belanja modal (capex) ditetapkan sebesar 50 persen untuk pengembangan fasilitas laboratorium baru, sedangkan 33 persen akan digunakan untuk biaya operasional (opex) yang mencakup penguatan kompetensi SDM, dan 17 persen sebagai cadangan modal kerja. Melalui penerbitan saham baru ini, modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan diproyeksikan meningkat menjadi 3,45 miliar lembar saham.

Proses ini akan berdampak pada porsi kepemilikan saham para pemegang saham lama, dengan dilusi kepemilikan investor eksisting diperkirakan mencapai maksimum 9,09 persen. Manajemen memastikan bahwa proses ini akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak akan mengubah pengendali akhir perusahaan. Saat ini, manajemen masih dalam tahap negosiasi dengan beberapa calon investor, sehingga rincian mengenai pemodal strategis belum dapat diungkapkan. Jika tidak ada investor strategis yang menyerap, saham baru hasil private placement akan diambil alih oleh pemegang saham pengendali atau pihak afiliasi perusahaan.

Alokasi capex sebesar 50 persen akan digunakan untuk membangun infrastruktur penting, termasuk fasilitas Halal Centre dan Cosmetics & Herbal Centre, serta memperluas laboratorium di kantor pusat. MUTU juga berencana mengembangkan Laboratorium Mineral khusus untuk emas dan mineral ikutan di dekat sentra pertambangan seperti Manado. Dari alokasi opex 33 persen, fokus utama adalah mendapatkan kembali lisensi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) pada tahun 2026 setelah perusahaan melakukan pengunduran sukarela pada 2024. Sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan ini dianggap sebagai salah satu pilar pendapatan utama untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor ke Eropa dan Amerika Serikat.

Dalam laporan posisi keuangan per 30 September 2025, ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp223,00 miliar dengan total aset mencapai Rp307,20 miliar. Setelah aksi korporasi ini, struktur permodalan diharapkan semakin sehat, dengan rasio liabilitas terhadap aset diproyeksikan membaik dari 25,8 persen menjadi 25,1 persen. Rencana private placement ini telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada 18 Desember 2025. Sesuai ketentuan POJK No. 14/2019, periode pelaksanaan penambahan modal dibatasi dalam jangka waktu dua tahun, hingga 17 Desember 2027 mendatang.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait