Banyak orang masih menganggap nyeri tulang dan sendi sebagai bagian tak terhindarkan dari proses penuaan. Ketika lutut mulai terasa sakit, punggung sering pegal, atau gerak tubuh menjadi terbatas, kondisi tersebut kerap dianggap sebagai konsekuensi alami bertambahnya usia.
Padahal, para dokter mengingatkan bahwa anggapan tersebut tidak selalu benar. Nyeri pada tulang dan sendi bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan khusus, mulai dari terapi sederhana hingga tindakan medis yang lebih kompleks.
Dalam Simposium Orthovolution Siloam Hospitals Mampang 2026 di Jakarta, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi Dohar menyoroti sejumlah mitos yang masih berkembang di masyarakat terkait kesehatan tulang dan sendi. Salah satu yang paling sering ditemui adalah keyakinan bahwa nyeri dapat diselesaikan hanya dengan mengonsumsi obat pereda rasa sakit.
Menurut Dohar, pendekatan tersebut tidak selalu tepat karena sumber nyeri bisa sangat beragam. "Sering kali pasien berharap solusi yang sederhana dan cepat, padahal setelah diperiksa ternyata masalahnya cukup kompleks dan memerlukan tindakan yang lebih lanjut, termasuk operasi," ujarnya.
Nyeri punggung bawah misalnya, dapat dipicu oleh berbagai kondisi, mulai dari gangguan otot hingga masalah pada struktur tulang belakang. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh menjadi langkah penting untuk menemukan akar penyebab keluhan sebelum menentukan terapi yang paling sesuai.
Tanpa diagnosis yang tepat, pengobatan berisiko hanya meredakan gejala sementara tanpa menyelesaikan masalah utama. Dokter spesialis kedokteran olahraga Henry Suhendra juga menilai bahwa lansia tidak boleh berhenti bergerak karena kurangnya aktivitas fisik dapat mempercepat terjadinya sarcopenia, yaitu penurunan massa dan kekuatan otot yang umum terjadi seiring bertambahnya usia.
Menurut Henry, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik, baik berupa latihan kardio maupun latihan penguatan otot, pada setiap tahap kehidupan. "Orang pada usia berapa pun tetap membutuhkan latihan kardio dan latihan penguatan otot. Kalau tidak bergerak, berbagai masalah kesehatan akan lebih mudah muncul," kata Henry.