Sejak lama, manusia memiliki obsesi terhadap otot bokong. Namun, kini para ahli melihatnya dari sudut pandang yang lebih penting. Kekuatan otot bokong ternyata bukan sekadar soal penampilan yang oke saat mengenakan celana jeans, tetapi juga berperan besar dalam menjaga stabilitas dan keseimbangan tubuh.
Menurut Theresa Marko, profesor terapi fisik di Universitas Touro, memiliki bokong yang kuat bisa membantu mencegah maupun meredakan nyeri punggung di berbagai usia, serta menurunkan risiko jatuh pada lansia. "Jika ingin hidup mandiri saat tua, perkuat otot bokong," katanya.
Otot bokong terdiri dari tiga otot: gluteus maximus, medius, dan minimus. Otot-otot ini bekerja bersama untuk membantu kita duduk, berdiri, berjalan, berlari, melompat, dan mengangkat benda berat. Kumpulan otot itu juga membantu menstabilkan panggul, yang dapat mencegah nyeri lutut dan punggung bawah, serta cedera otot paha belakang dan keseleo pergelangan kaki.
Latihan yang direkomendasikan untuk menguatkan otot bokong adalah glute bridge, hip thrust, squat, dan deadlift. Ini adalah contoh latihan yang mengaktifkan otot bokong dan otot inti tubuh. "Latihan otot bokong sangat penting dan latihan itu tidak harus sulit," kata Marko.