Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta agar pembuat undang-undang segera memproses agenda pembahasan revisi undang-undang tentang pemilihan umum (RUU Pemilu). Menurut Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo, partainya telah menyiapkan tim khusus untuk mengidentifikasi beberapa isu krusial di dalam RUU Pemilu.
PDIP juga telah berdiskusi dengan masyarakat sipil untuk memastikan bahwa mereka siap untuk proses pembahasan. "Sehingga, insyaallah kita sudah siap. Tapi yang kita butuhkan sebenarnya hari ini adalah kita harus mempercepat pemrosesan atau pembahasan Undang-Undang Paket Pemilu ini agar kita tidak terlambat," ujar Ganjar.
Ganjar menambahkan bahwa jika pembahasan beleid ini terlambat dilakukan, maka akan memiliki sejumlah persoalan yang cukup rumit, seperti isu-isu yang harus disesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kepemiluan. "Dan kemudian political interplay antar partai-partai, dan kita butuh lobi segera," tuturnya.
Dengan demikian, PDIP berharap bahwa pembahasan RUU Pemilu dapat segera dilakukan untuk memastikan bahwa proses pemilihan umum dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Partai ini akan terus memantau perkembangan pembahasan RUU Pemilu dan siap untuk berkontribusi dalam proses pembahasan.