Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah bukan sekadar formalitas, melainkan memiliki tujuan baik dan krusial untuk memastikan kondisi kesehatan pasangan. Umumnya, tes kesehatan sebelum menikah dapat dibagi menjadi dua, yaitu pemeriksaan kesehatan dasar untuk pasangan dan pemeriksaan pra-kehamilan (preconception) bagi yang berencana memiliki anak.
Beberapa tes dan pemeriksaan yang paling sering direkomendasikan termasuk pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan, tes darah lengkap, golongan darah dan faktor Rhesus (Rh), gula darah, skrining infeksi, cek vaksinasi dan kekebalan, skrining thalassemia dan genetik, serta konseling gizi dan suplemen. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan yang mungkin ada dan mempersiapkan kehamilan yang lebih aman.
Tidak semua orang membutuhkan semua jenis pemeriksaan. Jenis tes yang disarankan biasanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing, seperti usia, riwayat kesehatan, hingga rencana memiliki anak. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, pasangan bisa membuat keputusan yang lebih tepat, baik untuk kehidupan rumah tangga maupun rencana memiliki anak.