Ekonomi

Pendirian Entitas Anak di Singapura, Saham ELPI Justru Turun

Jumat, 03 Juli 2026, 20:49 WIB 66 views 2 menit baca
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) mengumumkan pendirian entitas anak baru di Singapura (Foto: Dok. ELPI)
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) mengumumkan pendirian entitas anak baru di Singapura (Foto: Dok. ELPI)
Bagikan:

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) baru saja mengumumkan pendirian entitas anak baru di Singapura yang bernama Elpi Samudra Offshore. Pembentukan perusahaan ini dilakukan melalui anak perusahaan yang dimiliki secara langsung, yaitu Elpi International. Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo, mengungkapkan bahwa dokumen Business Profile yang diterbitkan oleh Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) Singapura mencatat pendirian tersebut pada tanggal 1 Juli 2026.

Wawan menjelaskan bahwa Elpi Samudra Offshore akan fokus pada kegiatan usaha utama seperti perusahaan pengiriman dan penyewaan kapal dengan awak, serta perusahaan induk yang terlibat dalam kegiatan non-keuangan dan asuransi. Perusahaan ini memiliki modal saham yang diterbitkan sebanyak satu lembar senilai USD1, dengan modal yang disetor juga sebesar USD1. Elpi International memiliki 100 persen saham di Elpi Samudra Offshore, sehingga memberikan kontrol penuh atas perusahaan baru ini.

Wawan berharap bahwa pendirian Elpi Samudra Offshore dapat memberikan dampak positif terhadap pangsa pasar, posisi, dan nilai ELPI grup di kawasan Asia Pasifik. Dia juga menambahkan bahwa langkah ini diharapkan dapat menarik kontrak di Asia Pasifik melalui kemitraan strategis atau joint venture. Menurutnya, tidak ada dampak negatif yang ditimbulkan terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Namun, meski baru saja mendirikan perusahaan di Singapura, harga saham ELPI pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026, mengalami penurunan sebesar 1,85 persen, ditutup pada level Rp1.330. Sebelumnya, saham ELPI sempat mengalami lonjakan yang signifikan dalam sepekan terakhir, dengan kenaikan sebesar 27,27 persen di rentang harga Rp1.035 hingga Rp1.420. Namun, saat ini terlihat adanya fase koreksi dengan performa bulanan yang turun 11,04 persen dan penurunan hingga 30,37 persen dalam tiga bulan terakhir.

Walaupun mengalami tekanan jangka pendek, ELPI tetap menjadi salah satu saham yang menunjukkan pertumbuhan luar biasa dalam jangka panjang. Secara Year-to-Date (YTD), ELPI masih mencatatkan penguatan sebesar 66,25 persen. Dalam satu tahun terakhir, harga sahamnya telah meningkat sebesar 275,71 persen, dan dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhannya mencapai 432,00 persen dari titik terendah di level Rp214.

J

Penulis

Jarot Kusna

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait