Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa penggunaan compressed natural gas (CNG) akan menggantikan konsumsi liquefied petroleum gas (LPG) 3 kg di masa depan. Menurutnya, harga jual CNG akan lebih murah atau setidaknya sama dengan harga LPG karena pemerintah akan memberikan subsidi untuk menjaga harga jual CNG.
Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah akan menjaga harga jual CNG melalui pemberian subsidi, sehingga konsumen tidak perlu khawatir tentang perbedaan harga. "Arahan Bapak Presiden, baik itu CNG maupun LPG akan selalu mengedepankan untuk membantu rakyat yang memang harus kita bantu. Dengan demikian, subsidi saya pastikan masih menjadi yang harus dilakukan untuk rakyat ya," ujarnya.
Saat ini, pemerintah masih melakukan uji coba penggunaan tabung ukuran 3 kg untuk penjualan CNG kepada masyarakat. Sebelumnya, CNG hanya dijual untuk kebutuhan industri dengan ukuran 12 kg dan 20 kg. Bahlil memastikan bahwa harga CNG tidak akan lebih mahal dari LPG, dan berharap harga CNG bisa lebih murah di masa depan.