Batu ginjal merupakan salah satu penyakit saluran kemih yang cukup dikenal masyarakat. Penyebab batu ginjal sering dikaitkan dengan kebiasaan kurang minum air putih, namun faktor pemicunya tidak hanya itu. Beberapa gejala umum yang sering dirasakan penderita batu ginjal, antara lain nyeri pada punggung bagian bawah, nyeri perut, area pinggang, mual, hingga rasa sakit saat buang air kecil.
Pada kondisi tertentu, batu ginjal juga bisa menyebabkan urine berdarah dan tubuh terasa tidak nyaman saat beraktivitas. Lantas, apa penyebab batu ginjal? Apakah benar hanya karena kurang minum air putih? Menurut laman Mayo Clinic, urine mengandung mineral, asam, dan zat lain seperti kalsium, natrium, oksalat, dan asam urat. Jika jumlah partikel zat-zat tersebut terlalu banyak, sedangkan cairan dalam urine terlalu sedikit, partikel tersebut dapat saling menempel hingga membentuk kristal atau batu.
Beberapa penyebab batu ginjal yang perlu diwaspadai, antara lain faktor genetik, kurang cairan, makanan tinggi garam, dan protein hewani berlebih. Faktor genetik atau keturunan dapat meningkatkan risiko mengalami kondisi serupa. Kurang minum air putih menjadi faktor risiko terbesar penyebab batu ginjal, karena tubuh kekurangan cairan sehingga urine menjadi lebih pekat dan mineral serta zat sisa di dalamnya lebih mudah mengendap dan membentuk batu.
Mengonsumsi makanan tinggi garam atau natrium juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal, karena terlalu banyak natrium dapat meningkatkan kadar kalsium di dalam urine. Konsumsi protein hewani secara berlebihan seperti daging sapi, ayam, ikan, hingga daging olahan juga bisa memicu terbentuknya batu ginjal, karena kadar asam urat dapat meningkat dan mengurangi zat pelindung alami dalam urine.
Cara mencegah batu ginjal sebenarnya cukup sederhana, yaitu dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan rutin minum air putih setiap hari, batasi konsumsi garam dan protein hewani secara berlebihan, mengurangi makanan instan, dan menerapkan pola makan seimbang. Selain itu, terapkan pola hidup sehat secara menyeluruh seperti rutin bergerak, menjaga berat badan ideal, dan tidak menahan buang air kecil terlalu lama.