Ekonomi

--- Perbedaan Nasib! Investor Asing Borong Saham BBTN Sementara Bank BUMN Lain Dilepas ---

Minggu, 28 Juni 2026, 14:17 WIB 38 views 2 menit baca
Gedung BTN (Foto: dok BBTN)
Gedung BTN (Foto: dok BBTN)
Bagikan:
---TITLEEXCERPT--- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menjadi incaran investor asing, sementara saham bank BUMN lainnya mengalami penjualan besar-besaran. ---CONTENT---

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN (BBTN) mencatatkan aktivitas pembelian saham yang signifikan oleh investor asing pada pekan ini. Berdasarkan data dari Stockbit untuk periode 22-26 Juni 2026, BBTN menjadi bank BUMN yang paling banyak dibeli oleh asing, dengan akumulasi pembelian mencapai Rp9,5 miliar.

UBS Sekuritas (AK) memimpin pembelian tersebut dengan total 86,9 ribu lot saham pada harga rata-rata Rp1.126 per lembar. J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK) juga berpartisipasi dengan pembelian senilai Rp6,4 miliar untuk 57,4 ribu lot saham pada harga rata-rata Rp1.123 per saham. Selain itu, Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) dan Mandiri Sekuritas (CC) juga turut menambah akumulasi saham BBTN dengan nilai masing-masing Rp5,9 miliar dan Rp3,3 miliar.

Di sisi lain, beberapa broker seperti CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan Verdhana Sekuritas Indonesia (BB) melaporkan penjualan saham BBTN dengan nilai masing-masing mencapai Rp3,7 miliar dan Rp594,8 juta. Sementara itu, saham bank BUMN lainnya seperti BBRI, BMRI, BBNI, dan BRIS mengalami penjualan yang cukup signifikan pada pekan ini.

Menariknya, meskipun BBTN mengalami akumulasi asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengalami penurunan sebesar 4,55 persen, ditutup pada level 5.896,134 dari 6.177,139 pada pekan sebelumnya. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, mengungkapkan bahwa kapitalisasi pasar juga melemah sebesar 4,51 persen menjadi Rp10.302 triliun.

Rata-rata frekuensi transaksi harian selama pekan ini tercatat sebanyak 1,73 juta kali, menurun 22,95 persen dari pekan sebelumnya. Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian juga menyusut sebesar 29,13 persen menjadi Rp17,58 triliun. Pada hari terakhir perdagangan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp537,25 miliar, dan sepanjang tahun 2026, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp71,681 triliun.

V

Penulis

Vina Maharani

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait