Pendidikan

Perbedaan Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggulan

Selasa, 21 Juli 2026, 12:41 WIB 12 views 2 menit baca
Perbedaan Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggulan
Sumber gambar: kompas.com
Bagikan:

Pemerintah telah memulai pelaksanaan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada tahun 2026, yang merupakan jenis sekolah ketiga yang dibentuk setelah Sekolah Rakyat dan SMA Unggulan. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SNT juga telah dimulai, menandai awal dari program pendidikan ini.

Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Sekolah Nasional Terintegrasi berbeda dengan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem dan berasrama. SNT diperuntukkan bagi semua kalangan dan tidak berasrama, tetapi seleksi penerimaan siswa berdasarkan prestasi akademik dan non-akademik.

Sementara itu, SMA Unggul Garuda hanya untuk tingkat SMA dan berasrama, sedangkan Sekolah Nasional Terintegrasi meliputi tingkat SMP dan SMA dan tidak berasrama. Mu'ti juga menegaskan bahwa masing-masing program pendidikan menjawab kebutuhan dan kelompok sasaran yang berbeda, tetapi semuanya bergerak menuju tujuan yang sama, yaitu pendidikan bermutu untuk semua.

Sekolah Nasional Terintegrasi bukan sekadar pembangunan sekolah baru, tetapi merupakan usaha negara untuk melakukan beberapa hal, seperti mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada anak-anak di daerah, mengembangkan potensi, minat, bakat, karakter, dan talenta anak secara optimal, dan menjadi pusat pertumbuhan mutu bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya.

Dengan demikian, perkembangan murid dapat didampingi secara lebih utuh dan berkelanjutan. Mu'ti kemudian menjelaskan bahwa SNT bukan satu-satunya jawaban atas seluruh persoalan pendidikan dan juga tidak menggantikan sekolah atau program yang telah ada. Ia menegaskan bahwa SNT berjalan beriringan dengan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, Sekolah Rakyat, SMA Unggul Garuda, serta berbagai kebijakan pendidikan yang lainnya.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Sumber: kompas.com kompas.com

Berita Terkait