Menjelang puncak haji 2026, kesiapan tenda jemaah di Arafah telah mencapai 90%, dengan layanan utama seperti akomodasi dan transportasi juga sudah dimatangkan. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Maria Assegaff, mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk Satgas Armuzna untuk mengawal kesiapan layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi jemaah selama fase puncak haji.
Menurut Maria, Satgas Armuzna juga telah menyiapkan berbagai skenario mitigasi guna mengantisipasi potensi hambatan transportasi akibat kepadatan jemaah, terutama pada rute Arafah-Muzdalifah dan Muzdalifah-Mina. Dengan demikian, diharapkan ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga telah membentuk Satuan Operasi Armuzna guna memastikan kesiapan layanan puncak haji, dari mulai fasilitas layanan puncak haji berupa akomodasi, konsumsi, bahkan hingga transportasi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan jemaah haji dapat menikmati ibadah haji dengan nyaman dan aman.