Masa kehamilan identik dengan berbagai perubahan fisik yang tak terduga, mulai dari perut yang membuncit hingga fenomena pregnancy glow yang membuat kulit tampak berseri. Namun, belakangan ini media sosial, khususnya TikTok, diramaikan oleh tren 'pregnancy nose' yang menunjukkan transformasi drastis bentuk hidung para ibu sebelum dan saat mengandung.
Banyak ibu hamil mengeluhkan bentuk hidung yang tiba-tiba tampak lebih lebar, besar, atau bulat di bagian ujungnya. Lantas, apakah fenomena ini normal secara medis? Secara medis, pregnancy nose sebenarnya merujuk pada pembengkakan jaringan lunak di area hidung akibat perubahan fisiologis selama kehamilan.
Kondisi ini dipicu oleh lonjakan hormon estrogen yang menyebabkan pembuluh darah melebar ke seluruh tubuh, termasuk di area wajah dan hidung. Hidung manusia memiliki lapisan mukosa yang mengandung kelenjar penghasil lendir serta struktur bernama inferior turbinate, jaringan lunak yang berfungsi menghangatkan udara. Selama kehamilan, jaringan ini terisi lebih banyak darah sehingga membengkak dan membuat hidung terlihat lebih 'jumbo' dari biasanya.
Selain perubahan bentuk, ibu hamil juga sering mengalami pregnancy rhinitis. Kondisi ini ditandai dengan gejala mirip alergi seperti hidung tersumbat, bersin, hingga pilek yang berlangsung selama beberapa minggu di trimester mana pun. Ada beberapa faktor yang menyebabkan transformasi wajah ini, yaitu lonjakan hormon, retensi cairan, dan volume darah meningkat.
Untuk mengatasi ketidaknyamanan akibat pregnancy nose, beberapa cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan kompres dingin, mengurangi konsumsi garam, tidur dengan kepala sedikit terangkat, dan menggunakan humidifier. Pregnancy nose bersifat sementara dan biasanya akan kembali ke bentuk semula beberapa minggu setelah persalinan, seiring dengan stabilnya kadar hormon dalam tubuh.
Namun, perlu waspada jika pembengkakan terjadi secara ekstrem dan tiba-tiba, terutama jika disertai dengan tekanan darah tinggi atau sakit kepala hebat. Kondisi ini bisa menjadi indikasi preeklamsia, sebuah komplikasi kehamilan serius yang memerlukan penanganan medis segera.