Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami penurunan dan ditutup pada level Rp4.200 pada 24 Agustus 2026. Penurunan ini mencatatkan angka sebesar 17,65 persen sejak awal tahun, yang menimbulkan perhatian di kalangan investor dan analis pasar.
Penurunan harga saham ini terjadi di tengah polemik mengenai pemblokiran rekening yang dialami oleh beberapa aktivis di Pati. Isu ini telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat dan menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan yang diterapkan. Banyak pihak mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut dan dampaknya terhadap kebebasan berpendapat.
Dalam situasi ini, investor tampak melakukan aksi jual besar-besaran, yang berkontribusi pada penurunan nilai saham BMRI. Meskipun belum ada klarifikasi resmi dari pihak bank mengenai pengaruh langsung dari kontroversi ini terhadap kinerja saham, situasi ini jelas menciptakan ketidakpastian di pasar.
Ke depan, perkembangan mengenai pemblokiran rekening aktivis dan respons dari pihak Bank Mandiri akan menjadi perhatian utama bagi investor dan analis, yang berharap untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut mengenai situasi ini.