Nasional

Sampah Jakarta Mencapai 8.000 Ton per Hari, Mondelez Edukasi Siswa SD untuk Bijak Kelola Plastik

Selasa, 09 Juni 2026, 19:03 WIB 11 views 2 menit baca
Sampah Jakarta 8.000 Ton per Hari, Mondelez Edukasi Siswa SD Bijak Kelola Plastik
Sampah Jakarta 8.000 Ton per Hari, Mondelez Edukasi Siswa SD Bijak Kelola Plastik
Bagikan:

Jakarta saat ini menghadapi masalah serius terkait sampah, dengan volume yang mencapai 8.000 ton per hari pada triwulan I 2026. Sampah ini berasal dari berbagai wilayah di Ibu Kota. Dalam upaya mengatasi masalah ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 yang mengedepankan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber, yang mendorong masyarakat untuk mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah.

Di tengah tantangan tersebut, Mondelez Indonesia meluncurkan program edukasi bertajuk “Membangun Generasi #BijakPlastikSejakDini: Langkah Kecil untuk Masa Depan Jakarta yang Lebih Berkelanjutan” dalam rangka Jakarta Future Festival 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki. Program ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak usia dini. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 peserta, termasuk siswa, guru, dan pengunjung, serta dilakukan dengan kolaborasi bersama Visinema Studios melalui karakter animasi Nussa dan Rarra.

Marfusita Hamburgiwati, Country Head of Corporate & Government Affairs Mondelez Indonesia, menyatakan bahwa membangun kesadaran lingkungan harus dimulai sejak dini, karena kebiasaan yang ditanamkan pada anak-anak dapat menjadi pondasi yang kuat hingga mereka dewasa. Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni juga diharapkan dapat mengingatkan masyarakat untuk mengambil langkah sederhana dalam menjaga lingkungan.

Sejak tahun 2021, Mondelez Indonesia telah secara konsisten menjalankan inisiatif #BijakPlastikSejakDini, yang mengajak anak-anak untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah plastik. Program ini telah menjangkau 17 sekolah dan melibatkan lebih dari 5.700 siswa, dengan pengumpulan 50,2 ton sampah plastik dan 116 ton sampah dari berbagai jenis hingga 2026. Sejak tahun 2023, inisiatif ini juga menjadi mitra resmi Gerakan Sekolah Sehat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Untuk mendukung program ini, Mondelez Indonesia juga meluncurkan buku saku dan video pembelajaran yang ramah anak untuk mengenalkan pengelolaan sampah plastik kepada siswa sekolah dasar. Veranika, Kepala Sekolah SD Joglo 05 Jakarta, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan pendidikan karakter di sekolah dan merupakan bagian dari gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Dalam sesi edukatif tersebut, peserta mengikuti berbagai kegiatan interaktif, termasuk talkshow, simulasi pemilahan sampah, dan aktivitas DIY (do it yourself) untuk menciptakan barang baru dari sampah plastik. Novia Puspa Sari, Head of Production Visinema Studios, menambahkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk membawa nilai-nilai positif dari karakter Nussa dan Rarra lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak, sehingga pesan kepedulian lingkungan dapat lebih mudah dipahami melalui pengalaman langsung.

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait