Piala Dunia 2026 akan dimulai pada 11 Juni di Mexico City, dan para penggemar sepak bola di Indonesia harus mempersiapkan diri untuk menonton pertandingan di dini hari. Menonton pertandingan sepak bola di dini hari dapat memengaruhi kesehatan, terutama jika tidak dilakukan dengan persiapan yang tepat.
Menurut dr. Erianto Fanani, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang, tubuh manusia memiliki siklus metabolik yang terkait dengan waktu, yaitu pagi, siang, sore, dan malam. Aktivitas yang dilakukan di luar jam kerja tubuh dapat mengganggu kondisi metabolik tubuh. "Ini masih mungkin untuk dilakukan, tidak akan menjadi masalah yang mayor atau besar. Selama tubuh kita mampu untuk di ajak bekerja 'di luar jam kerjanya', maka semua akan baik-baik saja," tutur dr. Erianto.
Untuk mempersiapkan diri menonton Piala Dunia di dini hari, dr. Erianto menyarankan untuk melakukan persiapan fisik, seperti berolahraga dan beraktivitas pada malam hari. "Jangan lupa untuk selalu beraktivitas fisik yang cukup sebelum musim nonton Piala Dunia agar kondisi fisik kita siap untuk diajak lembur dini hari," ujarnya. Selain itu, juga perlu menjaga pola makan yang sehat dan cukup demi kondisi metabolik tubuh bagus dan tidak sampai menimbulkan gangguan kesehatan.
Dr. Erianto juga menyarankan untuk menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu naiknya adrenalin, seperti kopi, serta makanan yang tinggi gula dan kolesterol. "Karena tubuh kita belum terbiasa untuk mengolahnya saat dini hari. Silahkan makan snack yang ringan dan minuman yang menyehatkan (air putih, jus buah), sekalian hitung-hitung sebagai upaya detoksifikasi tubuh," ucapnya.
Selain persiapan fisik, kondisi mental dan suasana hati juga perlu diperhatikan. Dr. Erianto menekankan untuk mengupayakan rasa ikhlas dan tidak terlalu membawa perasaan. "Loyal dan totalitas dalam mendukung tim tertentu itu bagus. Tapi sepertinya tidak perlu terlalu dibawa perasaan. Jangan gampang baper-an. Biar saat timnya main tidak sesuai harapan, maka rasa kecewanya masih bisa diterima," pesan dr. Erianto.
Terakhir, dr. Erianto menyarankan untuk memperhatikan pengkondisian tempat dan cahaya ketika menonton. "Agar beban mata atau visus kita tidak berpotensi untuk kerja keras karena akomodasi maksimal yang terus menerus," tuturnya. Dengan memperhatikan tips-tips di atas, para penggemar sepak bola dapat menonton Piala Dunia 2026 dengan sehat dan nyaman.