Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (25/6). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pembangunan infrastruktur nasional dan aspek pertahanan, termasuk pengamanan serta pengendalian wilayah udara.
Dalam pertemuan tersebut, AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan kepentingan strategis pertahanan dan keamanan negara. Ia menyatakan, "Sinkronisasi lintas sektor adalah kunci utama dalam pembangunan nasional. Kami fokus membahas kebijakan infrastruktur dan konektivitas nasional, serta langkah strategis pengamanan wilayah udara." Menurutnya, pengamanan wilayah udara sangat penting untuk menjaga kedaulatan negara, menjamin keselamatan ruang udara, dan mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi.
AHY juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat, tetapi juga harus dirancang secara terpadu dengan sektor pertahanan untuk memberikan manfaat yang optimal dan memperkuat posisi strategis negara. Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menilai pengendalian wilayah udara sebagai elemen penting dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan ruang udara nasional. Ia menekankan konsep 'defense supporting economy', di mana sektor pertahanan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang aman dan berkelanjutan.
Sebagai langkah selanjutnya, kedua kementerian sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam penyusunan kebijakan strategis. AHY menegaskan, "Bersama Kementerian Pertahanan, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan siap terus bersinergi dan berkolaborasi demi integrasi konektivitas yang aman dan berdaulat." Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari Kementerian Pertahanan dan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.