Ekonomi

Arus Keluar Modal Asing Capai Rp6,08 Triliun dalam Sepekan

Minggu, 14 Juni 2026, 13:33 WIB 27 views 2 menit baca
IHSG ditutup melesat tajam menuju level 6.007,66. Indeks naik sebesar 121,62 poin atau menguat sekitar 2,07 persen. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
IHSG ditutup melesat tajam menuju level 6.007,66. Indeks naik sebesar 121,62 poin atau menguat sekitar 2,07 persen. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Bagikan:

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dengan penutupan di level 6.007,66, meningkat sebesar 121,62 poin atau sekitar 2,07 persen. Posisi ini jauh lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di angka 5.886,03, mencerminkan optimisme pasar yang kuat. Selama periode tersebut, indeks sempat mencapai titik tertinggi di 6.074,07 dan terendah di 5.952,85, dengan pembukaan pasar dimulai pada level 5.960,42.

Peningkatan IHSG didorong oleh aktivitas perdagangan yang sangat tinggi, dengan total volume perdagangan saham mencapai 351,07 juta lot dan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp20.393,1 miliar. Frekuensi perdagangan juga menunjukkan angka yang signifikan, dengan 2,4 juta kali perpindahan tangan saham. Namun, di tengah kenaikan ini, terjadi arus keluar modal asing yang cukup besar, dengan investor asing melakukan distribusi saham sepanjang pekan perdagangan dari 8 hingga 12 Juni 2026.

Nilai bersih penjualan saham oleh investor asing tercatat mencapai Rp6,08 triliun, dengan total pembelian mencapai Rp45,48 triliun dan penjualan mencapai Rp51,56 triliun. Tekanan jual ini berlangsung terus menerus selama pekan perdagangan. Sementara itu, investor lokal mengambil alih kekosongan yang ditinggalkan oleh investor asing, dengan kontribusi mereka mencapai 58,33 persen dari total nilai transaksi, jauh lebih besar dibandingkan porsi investor asing yang hanya 41,67 persen.

Investor domestik memborong saham dengan nilai beli mencapai Rp70,96 triliun, sedangkan nilai jual mereka tercatat di Rp64,87 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pembelian saham oleh pemodal lokal berhasil menjaga IHSG tetap positif. Dari sisi volume, investor asing melepaskan 44,25 miliar lembar saham, sementara pembelian asing hanya mencapai 42,99 miliar lembar, menghasilkan selisih volume jual bersih sebesar 1,25 miliar lembar.

Dominasi pemodal domestik terlihat jelas, dengan mereka menguasai 74,74 persen dari total volume transaksi, sementara porsi pemodal asing hanya 25,26 persen. Volume pembelian saham domestik mencapai 129,72 miliar lembar, sedangkan volume penjualan mencapai 128,47 miliar lembar, menunjukkan tingginya minat investasi dari masyarakat. Dalam hal frekuensi transaksi, investor domestik juga mendominasi dengan 76,01 persen, sementara investor asing hanya mencatat 23,99 persen.

Frekuensi penjualan saham oleh investor asing tercatat mencapai 3,69 juta kali, sedangkan frekuensi pembelian mereka hanya 2,45 juta kali, menunjukkan bahwa mereka lebih aktif dalam menjual saham. Di sisi lain, frekuensi pembelian oleh investor domestik mencapai 10,36 juta kali, dengan frekuensi penjualan sebesar 9,12 juta kali. Tingginya aktivitas transaksi oleh pemodal lokal ini berkontribusi pada penguatan harga saham di bursa.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait