Banyak orang baru memeriksakan mata saat penglihatan mulai kabur, padahal kerusakan pada mata akibat diabetes maupun tekanan darah tinggi bisa terjadi jauh sebelum gejala muncul. Menurut Asian Healthcare Specialists, pasien diabetes dan hipertensi sebaiknya tidak menunggu hingga penglihatannya terganggu untuk menjalani pemeriksaan mata menyeluruh.
Dokter spesialis mata konsultan di Cornerstone Eye Centre, Singapura, Low Jin Rong, mengatakan bahwa banyak pasien sudah rutin memantau kadar gula darah, tekanan darah, hingga fungsi jantung dan ginjal, namun mereka sering kali lupa bahwa mata juga merupakan organ yang rentan terdampak penyakit kronis. "Penglihatan yang masih jelas tidak selalu berarti retina, saraf optik, dan lapang pandang perifer berada dalam kondisi sehat. Gejala saja tidak cukup untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam mata," ujar Low.
Diabetes dan hipertensi dapat merusak retina, yaitu jaringan peka cahaya di bagian belakang mata. Kondisi ini dikenal sebagai retinopati diabetik dan sering berkembang tanpa disadari. Pada tahap awal, penderita umumnya masih bisa membaca, bekerja, hingga mengemudi seperti biasa, namun seiring waktu, pembuluh darah retina dapat bocor, mengalami perdarahan, hingga memengaruhi ketajaman penglihatan.
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan perubahan pada pembuluh darah retina. Dalam kasus yang lebih berat, hipertensi bahkan bisa merusak retina maupun saraf optik. Meski demikian, bukan berarti semua penderita diabetes atau hipertensi pasti mengalami kehilangan penglihatan. Namun, menunggu hingga mata terasa bermasalah bukanlah cara yang tepat untuk memantau kesehatan mata.
Pemeriksaan mata menyeluruh memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada tes ketajaman penglihatan. Dokter akan memeriksa kondisi retina, saraf optik, tekanan bola mata, hingga lapang pandang perifer. Pemeriksaan inilah yang dapat menemukan gangguan sejak dini sebelum pasien menyadari adanya perubahan. Low menyarankan pasien diabetes maupun hipertensi berkonsultasi mengenai jadwal pemeriksaan mata sesuai kondisi masing-masing.