Bagi banyak orang Indonesia, menikmati durian ketika musimnya tiba adalah hal yang paling ditunggu-tunggu. Cita rasanya yang manis dengan tekstur lembut membuat pencinta durian kerap menyantap buah ini dalam jumlah banyak. Namun, di balik kelezatannya, durian kerap menimbulkan kekhawatiran tentang kandungan kolesterolnya.
Ternyata, jawaban atas pertanyaan apakah durian mengandung kolesterol adalah tidak. Berbagai sumber menyebut bahwa tidak ditemukan kandungan kolesterol dalam buah durian. Meskipun durian memiliki kandungan lemak, lemak yang ada dalam durian adalah lemak tak jenuh tunggal yang justru sangat bermanfaat bagi tubuh. Lemak tak jenuh yang terdapat dalam durian dapat membantu tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) dalam darah.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) Universitas IPB Ali Khomsan menerangkan bahwa durian bukanlah penyebab langsung kolesterol tinggi pada individu yang sehat. "Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, Anda tetap harus berhati-hati saat makan durian. Tetapi jika Anda sehat, durian tidak akan tiba-tiba memicu kolesterol tinggi," ujarnya.
Durian sendiri mengandung berbagai macam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, seperti serat, protein, vitamin C, dan kalium. Selain itu, durian juga mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan kuat. Kandungan ini mampu membantu tubuh untuk menetralkan serta mencegah kerusakan sel yang diakibatkan karena paparan radikal bebas.
Meskipun durian memiliki berbagai macam manfaat, namun tetap harus dikonsumsi sewajarnya. Pasalnya, jika dikonsumsi secara berlebihan, durian dapat memicu lonjakan gula darah atau keluhan lainnya. Selain itu, Anda juga tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol karena kandungan senyawa sulfur yang terdapat dalam buah durian dapat menghambat enzim pencernaan yang bertugas untuk memecah alkohol.