Nasional

Berita Terpopuler: Perjuangan PPPK Paruh Waktu, Kasus Penganiayaan, dan Kontroversi Foto Anak

Minggu, 28 Juni 2026, 14:15 WIB 25 views 2 menit baca
5 Berita Terpopuler: Heboh, Kabar Terbaru Muncul, Perjuangan PPPK Paruh Waktu & Honorer Sudah Sampai di Ujung
5 Berita Terpopuler: Heboh, Kabar Terbaru Muncul, Perjuangan PPPK Paruh Waktu & Honorer Sudah Sampai di Ujung
Bagikan:

JAKARTA - Hari ini, berita terpopuler mencakup berbagai isu menarik, mulai dari kabar terbaru mengenai perjuangan PPPK paruh waktu dan honorer, hingga kasus penganiayaan yang melibatkan YTR dan kontroversi foto anak yang diunggah untuk mendukung narasi gay parenting.

Ketua Umum Aliansi R2 R3 Indonesia (ARRI), Faisol Mahardika, mengungkapkan rasa lega karena aspirasi PPPK paruh waktu dan honorer yang terdaftar dalam database BKN kini telah mencapai tahap akhir. Ia menyatakan bahwa perjuangan ini telah sampai pada titik krusial, di mana surat dari Aliansi R2 R3 telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto saat kunjungannya ke Bangkalan pada 23 Juni 2026.

Sementara itu, kasus penganiayaan yang menimpa YTR (29 tahun) oleh kekasihnya, Taufik Hidayat, di Kabupaten Bandung, menjadi sorotan serius. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menilai insiden ini mencerminkan peningkatan kekerasan berbasis gender yang dapat berujung pada femisida. Komisioner Komnas Perempuan, Sri Agustine, menekankan bahwa kasus ini bukan hanya masalah pribadi, tetapi merupakan bagian dari masalah struktural yang terus berulang, dengan pola kekerasan yang menunjukkan indikasi femisida intim.

Di sisi lain, jumlah calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bertambah menjadi lima orang. Hal ini menambah keprihatinan atas keselamatan peserta dalam kegiatan tersebut.

Terakhir, jagat media sosial dihebohkan oleh dugaan penyalahgunaan foto anak yang diunggah oleh akun bernama Rio Damar untuk mendukung narasi gay parenting. Foto tersebut diduga diambil tanpa izin dari pemiliknya, yang merupakan orang tua anak tersebut. Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengajak pihak yang merasa dirugikan untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Perkembangan lebih lanjut mengenai perjuangan PPPK dan kasus-kasus yang sedang berlangsung ini akan terus diikuti dalam berita selanjutnya.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait