Nasional

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Tadulako Tingkatkan Kerjasama dalam Pengembangan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Jumat, 12 Juni 2026, 13:19 WIB 19 views 2 menit baca
BPJS Ketenagakerjaan & Universitas Tadulako Perkuat Sinergi Pengembangan Jamsosnaker
BPJS Ketenagakerjaan & Universitas Tadulako Perkuat Sinergi Pengembangan Jamsosnaker
Bagikan:

BPJS Ketenagakerjaan telah memperkuat kerjasama strategis dengan Universitas Tadulako melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Gedung Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis (11/6). Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan program jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsosnaker).

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, dan Rektor Universitas Tadulako, Amar. Harjono menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi dasar untuk memperkuat sinergi antara program jaminan sosial ketenagakerjaan dan dunia pendidikan tinggi, serta mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Dia menambahkan bahwa kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari grand launching Kurikulum Jaminan Sosial (Kurjamsos) yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Agustus 2025.

Universitas Tadulako diakui sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen dalam mendukung implementasi Kurjamsos, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai jaminan sosial sejak di bangku pendidikan tinggi. Harjono menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi dunia kerja dan menanamkan pemahaman tentang hak serta perlindungan pekerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kerjasama ini tidak hanya berfokus pada perlindungan bagi pekerja di lingkungan kampus, tetapi juga membuka peluang untuk kolaborasi dalam riset, kajian, studi bersama, dan pengembangan kurikulum jaminan sosial ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan berharap melalui sinergi ini akan muncul berbagai inovasi yang dapat memperkuat sistem perlindungan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.

Harjono juga mengapresiasi komitmen Universitas Tadulako dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada tenaga kontrak di kampus sejak April 2017, dengan 353 tenaga kontrak yang telah terlindungi melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Dia berharap perlindungan ini dapat menjangkau seluruh ekosistem kampus, termasuk dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa magang, dan peserta kegiatan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar, menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan. Dia menilai kemitraan ini sebagai momentum penting untuk memperluas kontribusi dunia akademik dalam pembangunan sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan kerjasama ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat memperluas jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi di berbagai daerah, guna memperkuat ekosistem perlindungan pekerja yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sejak di bangku pendidikan.

J

Penulis

Jarot Kusna

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait