Nasional

Brantas Abipraya dan Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Pascabencana di Sumatera

Rabu, 08 Juli 2026, 18:14 WIB 57 views 2 menit baca
Bersama Kementerian PU, Brantas Abipraya Pulihkan Harapan Warga Sumatra Pascabencana
Bersama Kementerian PU, Brantas Abipraya Pulihkan Harapan Warga Sumatra Pascabencana
Bagikan:

PT Brantas Abipraya (Persero) berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Melalui proyek ini, Brantas Abipraya berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.

Penanganan pascabencana ini tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga merupakan dukungan terhadap program Asta Cita Pemerintah untuk mewujudkan ketahanan infrastruktur. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan rasa aman, memulihkan aktivitas masyarakat, dan menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik di daerah terdampak. Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengungkapkan bahwa keterlibatan perusahaan dalam proyek ini mencerminkan kehadiran negara melalui BUMN Karya dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Dian menambahkan, “Setiap pembangunan yang kami laksanakan dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ini merupakan bagian dari komitmen Brantas Abipraya untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih siap menghadapi bencana, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.” Pekerjaan yang dilakukan mencakup normalisasi alur sungai dan perkuatan tebing untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lapangan.

Di Sumatera Barat, penanganan dilakukan di sepuluh wilayah, termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang. Salah satu langkah yang diambil adalah pengerukan sedimentasi untuk membuka alur sungai, sehingga kapasitas aliran sungai dapat kembali normal dan risiko banjir dapat diminimalisir. Selain itu, perkuatan tebing dengan bronjong dilaksanakan di beberapa lokasi untuk melindungi permukiman dari ancaman longsor dan erosi.

Dian menegaskan bahwa membangun kembali bukan hanya sekadar memperbaiki yang rusak, tetapi juga mengembalikan harapan dan memperkuat ketahanan masyarakat. “Kami ingin masyarakat di Sumatera Barat dan Sumatera Utara merasakan bahwa pemulihan ini nyata, bukan hanya perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan rasa aman dan keberlangsungan aktivitas sehari-hari,” ujarnya. Melalui keterlibatan dalam program ini, Brantas Abipraya berkontribusi pada agenda pembangunan nasional dan visi Indonesia yang lebih tangguh serta berkelanjutan.

J

Penulis

Jarot Kusna

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait