Nasional

Delegasi Indonesia, Dipimpin Ketua MPR, Siap Hadiri Pemakaman Khamenei di Iran

Kamis, 09 Juli 2026, 06:17 WIB 59 views 2 menit baca
Ketua MPR Bakal Hadiri Pemakaman Khamenei, Berangkat ke Iran Bareng Ulama
Ketua MPR Bakal Hadiri Pemakaman Khamenei, Berangkat ke Iran Bareng Ulama
Bagikan:

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengumumkan bahwa delegasi dari Indonesia akan berangkat ke Iran pada malam Kamis, 9 Juli, untuk menghadiri pemakaman pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei. Muzani menyatakan, "Rencananya delegasi Indonesia yang akan berangkat ke Iran besok malam," saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 8 Juli.

Muzani menjelaskan bahwa ia akan terbang langsung dari Jakarta menuju Masyhad, yang merupakan lokasi pemakaman Khamenei. Ia memperkirakan rombongan akan tiba di Masyhad pada hari Jumat, 10 Juli, pukul 6.00 pagi. "Sebelum Jumat, diharapkan sudah bisa sampai ke tempat peristirahatan terakhir, makam Imam Ali Khamenei," tambahnya. Setelah itu, delegasi Indonesia dijadwalkan akan diterima oleh pemerintah Iran.

Walaupun Muzani menyebutkan bahwa beberapa ulama akan ikut dalam rombongan, ia mengaku belum mengetahui siapa saja ulama tersebut. Ia juga menyatakan bahwa delegasi Indonesia tidak akan menginap di Iran dan berencana kembali pada Jumat malam setelah pemakaman. "Paginya pemakaman, siang ziarah, terus setelah itu berbicara dengan Menteri Luar Negeri dan Ketua Parlemen Iran. Habis itu kembali langsung ke Jakarta," jelasnya.

Sebelumnya, Muzani bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadiri pemakaman Khamenei. Ia menegaskan kehadirannya sebagai perwakilan Presiden dalam prosesi pemakaman tersebut. Namun, pernyataan ini mendapat tanggapan dari Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto, yang mengkritisi mekanisme pengutusan tersebut, menyatakan bahwa seharusnya ada rapat internal MPR sebelum memutuskan perwakilan yang hadir.

Wuryanto menjelaskan bahwa dalam sistem ketatanegaraan, MPR dan Presiden adalah lembaga tinggi yang setara. Ia menekankan bahwa kehadiran perwakilan MPR di pemakaman Khamenei seharusnya melalui keputusan rapat internal. "Seorang Presiden RI tidak bisa memerintah pimpinan MPR dan ketika menggelar rapat sifatnya konsultatif," ujarnya.

Dengan rencana keberangkatan delegasi Indonesia, perhatian kini tertuju pada pelaksanaan pemakaman Khamenei dan bagaimana perwakilan Indonesia akan berinteraksi dengan pemerintah Iran setelah acara tersebut.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait