Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem, Irma Chaniago, mengungkapkan bahwa temuan sekitar 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga fiktif di Kabupaten Cilacap perlu dijadikan momentum bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan program ini. Irma menyatakan bahwa potensi adanya SPPG bermasalah tidak hanya terbatas di Cilacap, sehingga pengawasan dan sistem verifikasi di lapangan perlu diperkuat oleh BGN.
Irma menegaskan pentingnya pembenahan di berbagai sektor oleh BGN, mulai dari tata kelola organisasi hingga evaluasi terhadap koordinator wilayah dan kecamatan, serta penilaian sumber daya manusia yang terlibat dalam operasional SPPG. Ia juga meminta agar BGN menghentikan secara permanen SPPG yang tidak memenuhi standar, termasuk bangunan yang tidak layak dan tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang sesuai ketentuan. Irma menambahkan bahwa DPR hanya dapat menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan masukan terkait keberadaan SPPG di daerah pemilihan masing-masing.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa temuan sekitar 100 titik SPPG yang diduga fiktif tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pengecekan lapangan oleh kepala SPPG yang ditunjuk BGN. Dari lebih dari 300 titik SPPG yang tercatat, beberapa lokasi tidak memiliki bangunan atau aktivitas pendukung operasional. Ammy menjelaskan bahwa ada sekitar 100 titik yang tidak memiliki bangunan sama sekali, dengan beberapa lokasi berada di tengah hutan, sawah, atau kuburan.
Sementara itu, Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra, membantah bahwa seluruh titik tersebut dapat dikategorikan sebagai SPPG fiktif. Ia menjelaskan bahwa sekitar 100 titik tersebut telah memiliki ID SPPG dan terdaftar dalam sistem BGN sebelum moratorium penambahan SPPG diberlakukan. Reza menambahkan bahwa meskipun sebagian titik belum menunjukkan perkembangan pembangunan, mereka sudah tercatat dalam portal resmi BGN sebagai lokasi yang masuk tahap persiapan pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).