Nasional

Dua Peserta Program KDMP Meninggal Dunia Saat Latihan Dasar Militer

Selasa, 23 Juni 2026, 22:27 WIB 19 views 1 menit baca
2 Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer
2 Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer
Bagikan:

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) telah mengonfirmasi kabar mengenai meninggalnya dua peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih. Keduanya, Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq, meninggal saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil) pada Senin, 22 Juni 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa Anisa mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026 saat mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman di Balikpapan. Ia mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan satuan sebelum dirujuk ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia akibat heat stroke.

Sementara itu, Yonanda meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Menurut penjelasan Rico, Yonanda mengalami penurunan kondisi fisik pada 15 Juni dan sempat dirawat di rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal akibat cardiac arrest.

Brigjen Rico menegaskan bahwa Anisa, Yonanda, dan seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan layak mengikuti pendidikan dasar militer. Meskipun materi latsarmil telah dipastikan aman untuk warga sipil, Kemenhan akan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan peserta di masa mendatang.

Kemenhan juga berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh kepada keluarga Anisa dan Yonanda, serta memastikan pendampingan yang diperlukan selama proses penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Sumber: jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait