Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia saat ini adalah ekonomi jalan tengah. Ekonomi ini dijalankan sesuai dengan kebiasaan bangsa Indonesia, yaitu gotong royong. Dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027, Prabowo menjelaskan bahwa tujuan dari ekonomi jalan tengah ini adalah mengambil sisi terbaik dari berbagai macam sistem ekonomi yang dijalankan negara-negara di dunia dan diadaptasi dengan kearifan lokal bangsa Indonesia.
Menurut Prabowo, ekonomi jalan tengah ini adalah ekonomi yang berani mengambil yang terbaik dari sosialisme dan yang terbaik dari kapitalisme. Dalam menjalankan ekonomi ini, seluruh rakyat Indonesia harus bergotong royong, mulai dari pemerintah, swasta, dan rakyat harus bekerja sama membangun ekonomi negara. Prabowo juga menekankan bahwa bagi yang kaya harus membantu yang lemah, sehingga tercipta perekonomian kekeluargaan yang saling membantu.
Untuk mencapai tujuan ini, Prabowo ingin memperkuat sektor swasta yang inovatif, inisiatif, dan handal dalam mengelola sumber daya. Menurutnya, sektor swasta memiliki peran penting dalam membangun ekonomi Indonesia, sehingga perlu didukung dan diperkuat. Dengan demikian, diharapkan ekonomi Indonesia dapat berkembang dan menjadi lebih kuat.