Partai Golkar diminta untuk meningkatkan solidaritas dan menghindari politik yang dapat merugikan partai, terutama dalam menghadapi pemilu 2029. Bahlil menegaskan bahwa Golkar bukanlah partai yang dimiliki oleh satu kelompok atau satu keluarga tertentu, melainkan partai yang terbuka untuk semua kalangan.
Dalam upaya memperkuat posisi Golkar, Bahlil menekankan pentingnya kerja sama dan kesatuan di antara anggota partai. Ia berharap bahwa dengan bersatu, Golkar dapat meningkatkan pengaruhnya dalam kancah politik nasional dan memenangkan pemilu 2029.
Langkah ini diharapkan dapat membantu Golkar untuk memperbaiki citranya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai. Dengan demikian, Golkar dapat menjadi salah satu kekuatan politik yang signifikan di Indonesia dan berperan aktif dalam pembangunan negara.