Ekonomi

IHSG Menguat ke 6.321, Namun Asing Catat Penjualan Bersih

Rabu, 17 Juni 2026, 09:49 WIB 10 views 2 menit baca
Ilustrasi aktivitas di papan pantau saham Bursa Efek Infonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com
Ilustrasi aktivitas di papan pantau saham Bursa Efek Infonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com
Bagikan:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan penguatan pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, dengan kenaikan 67 poin atau 1,07 persen ke level 6.321,96. Penguatan ini melanjutkan tren positif yang terjadi pada sesi sebelumnya, setelah indeks berhasil kembali berada di atas rata-rata pergerakan jangka pendek (MA20).

Aktivitas transaksi di awal perdagangan terpantau cukup ramai, dengan total volume mencapai 3,31 miliar saham dan nilai perdagangan sebesar Rp417,72 miliar dari 38,02 ribu kali transaksi. Meskipun IHSG berada di zona hijau, investor asing masih melakukan aksi jual bersih. Data menunjukkan bahwa nilai beli asing mencapai Rp10,26 triliun, sedangkan nilai jual mencapai Rp10,36 triliun, sehingga tercatat net foreign sell sebesar Rp105,86 miliar di seluruh pasar dan Rp107,13 miliar di pasar reguler.

Penguatan indeks pagi ini didorong oleh hampir semua sektor yang berada di zona hijau. Sektor infrastruktur menjadi kontributor utama dengan kenaikan 1,79 persen, diikuti oleh sektor bahan baku yang naik 1,64 persen, dan sektor energi yang meningkat 1,13 persen. Sektor keuangan dan teknologi juga mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 0,89 persen dan 0,72 persen. Sementara itu, sektor barang konsumsi primer dan non-primer masing-masing menguat 0,69 persen dan 0,75 persen. Sektor properti, transportasi, dan logistik juga mengalami kenaikan, meskipun dengan persentase yang lebih kecil.

Dari segi saham, PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) memimpin kenaikan dengan pertumbuhan 34,34 persen ke level Rp133 per saham. Diikuti oleh PT Remala Abadi Tbk (DATA) yang mencatatkan kenaikan 24,86 persen ke level Rp2.260 per saham. Sementara itu, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) juga mengalami kenaikan signifikan, masing-masing sebesar 24,70 persen dan 24,43 persen.

Di sisi lain, saham yang mengalami penurunan terbesar dipimpin oleh PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) yang turun 5,15 persen ke level Rp2.210 per saham. Saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) juga mengalami penurunan, masing-masing sebesar 4,19 persen dan 3,88 persen.

Secara teknikal, analis MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG yang terjadi sebelumnya disertai dengan peningkatan volume transaksi sebagai sinyal positif untuk pergerakan indeks selanjutnya. MNC Sekuritas memprediksi IHSG saat ini berada pada bagian gelombang [iv] dari gelombang 3, dengan potensi untuk melanjutkan penguatan menuju area 6.476 hingga 6.577, meskipun investor perlu tetap waspada terhadap kemungkinan koreksi terbatas.

A

Penulis

Adhe Dharma

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait