Nasional

Jakarta Luncurkan Gerakan Pemilahan Sampah untuk Mengurangi Beban Bantargebang

Minggu, 10 Mei 2026, 03:54 WIB 22 views 1 menit baca
Jakarta Luncurkan Gerakan Pemilahan Sampah untuk Mengurangi Beban Bantargebang
Advertisement
Bagikan:

Pemerintah Provinsi Jakarta memulai gerakan pemilahan sampah mulai Minggu, 10 Mei 2026. Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang sudah tidak mampu menampung sampah lagi. Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu seperti popok sekali pakai, pembalut, dan tisu kotor.

Kick off gerakan pemilahan sampah akan digelar di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Gubernur Jakarta, Pramono, menegaskan bahwa keseriusan menjalankan program ini ditunjukkan dengan dikeluarkannya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber. "Kami akan mengadakan, memulai acara untuk pilah sampah sesuai dengan Instruksi Gubernur," kata Pramono.

Pramono menjelaskan bahwa Jakarta sudah tidak bisa lagi mengandalkan pengelolaan sampah dengan sistem open dumping. Volume sampah di TPST Bantargebang telah mencapai lebih dari 55 juta ton dan beberapa kali mengalami longsor. "Karena kita sudah tidak mungkin lagi mengandalkan dengan cara pola lama untuk menimbun semua sampah di Bantargebang. Bantargebang itu sudah ada 55 juta ton sampah lebih. Sudah tidak cukup dan beberapa kali mengalami longsor," ucapnya.

Pramono mengajak warga Jakarta untuk mendukung gerakan pemilahan sampah. Dia menilai langkah ini akan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan Jakarta. Dengan demikian, diharapkan Jakarta dapat memiliki pola pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

D

Penulis

Dinda Mughni

Penulis di Jagad Info

Sumber: inews.id inews.id

Berita Terkait