Menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan 10 ruas jalan tol baru dapat difungsionalkan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.
Menurut Dody, pembangunan jalan tol memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional. Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Rasminiati, mengungkapkan bahwa berdasarkan progres konstruksi saat ini, sebanyak 10 ruas tol ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Ni Komang mengharapkan bahwa jalan tol ini dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru. Dengan demikian, diharapkan arus mudik dapat berjalan dengan lancar dan aman.